Kun Fayakuun: Film Religi untuk Keluarga
Ada fenomena menarik di tahun 2008. Sukses film Ayat-ayat Cinta seolah menjadi lokomotif bagi gerbong film yang bergenre sejenis. Gelombang film religi kini mulai melanda dengan tampilnya Kun Fayakuun sebagai judul berikut yang tersaji di gedung bioskop mulai tanggal 17 April 2008.
Disutradarai oleh H Guntur Novaris, Kun Fayakuun menyuguhkan cerita tentang keluarga sederhana yang tetap teguh memegang prinsip moral dalam kesehariannya. Adalah Ardan seorang tukang kaca keliling yang terobsesi ingin mengganti gerobaknya dengan sebuah kios kelak. Untunglah, istrinya yang solehah tetap mendorong sang suami agar tetap tabah menghadapi segala kekurangan dalam rumah tangga mereka.
Agus Kuncoro dan Desy Ratnasari menjadi bintang yang dipasang sebagai suami istri Ardan. Kemudian ada Zaskia Adya Mecca, Andre Stingky dan Opick pada deretan cameo. Sedangkan scenario filmnya dibuat oleh sang sutradara bersama ustad kondang H Yusuf Mansur di bawah bendera Putaar Production. ”Ide itu datangnya dari pak ustad. Saya kan sering ikut pak ustad, nah saat itulah saya banyak diskusi, ” ungkap Guntur usai pemutaran film ini hari Sabtu lalu (5/4) di Plaza Setiabudi, Jakarta Selatan.
Guntur juga membantah bahwa filmnya menjadi pengekor suksesnya film bertema religi yang belakangan menuai sukses. ”Film ini dibuat justru dari ketiadaan film religi,” sahut sutradara yang sempat lama berkiprah di layar kaca. Awalnya, film ini sudah setahun lampau dibuat namun lantaran berbagai sebab baru sekarang bisa beredar.
Film yang dibuat dalam 30 kopi ini menargetkan segmen keluarga. ”Saya sebagai penulis berharap agar orang tua untuk membawa anak-anaknya menonton film ini, karena film ini bsa menjadi pelajaran bagi anak-anaknya,” demikian harapan Guntur.
Sumber : www.21cineplex.com
1 Komentar »
Tinggalkan komentar
-
Arsip
- Desember 2008 (1)
- November 2008 (1)
- Oktober 2008 (6)
- September 2008 (1)
- Mei 2008 (9)
- April 2008 (42)
- Maret 2008 (2)
- Februari 2008 (13)
- Januari 2008 (5)
-
Kategori
-
RSS
RSS Entri
Komentar RSS














kayaknya filmnya biasa aja, kayak sinetron hidayah di Tivi.
Apalagi yg main desy ratnasari, maleees